- Telinga
- Telinga
* merupakan sebuah yang mampu mendeteksi/mengenal suara & juga banyak berperan dalam keseimbangan dan posisi tubuh. (Wikipedia)
Betapa pentingnya telinga dalam bagian anggota tubuh kita. Tanpa telinga kita tidak mendengar apa yang suara ini katakan. Tanpa telinga semua kelihatan sunyi, hanya gerakan tubuh yang terlihat dan kita tidak bisa mendengarkan apa-apa.
Telinga menyebabkan kita bisa mendengar. Mendengar semua bentuk suara. Membantu kita dalam berbagai hal. Contohnya bila pekerjaan kita sebagai penyanyi, kepekaan dan ketajaman telinga dalam menyanyikan sebuah lagu dengan nada dasar yang benar dan suara yang bagus sangat diperlukan. Dalam hal nya juga bidang sekuriti, kepekaan telinga dalam mendengar suara-suara yang mencurigakan pada sebuah gedung misalnya. Dan dalam berbagai bidang juga, telinga memang sangat penting.
Sebuah contoh yang lain, dalam bidang komunikasi telinga memegang salah satu peranan yang penting disamping mulut. Untuk mendengarkan teman kita bercerita dan mengutarakan pendapat kita.
Oleh karena itu telinga kita terkadang tidak diperhatikan dengan baik. Alhasil jika kita tidak merawatnya, telinga kita akan rusak.
Ada seorang teman namanya Imam(nama samaran
), dia memang suka mendengarkan musik, saking senangnya akan musik dia membeli sebuah handphone yang didalamnya terdapat fitur musik. Dia juga mempunyai handsfree atau headphone yang dapat dihubungkan dengan ponsel dia untuk mendengarkannya. Sampai suatu ketika, dia berkeluh kesah dengan sang mama, “kenapa telinga imam sakit ya mah?” tanya dia ke sang nyokap. Dia budeg man… sampai 1 minggu katanya. Salah satu telinganya tidak berfungsi dengan baik. Akibat terlalu sering dia memakai handsfree untuk mendengarkan musik. Karena itu nyokap dia, menyita handsfree tersebut dan melarang imam memakai handsfree untuk beberapa minggu ke depan, bahkan bulan. Yah sekarang si dia udah ga papa. dan telinga dia sekarang sudah sehat dan bisa mendengar dengan baik.
Itu sebuah contoh jika telinga kita tidak dijaga dan dirawat dengan baik.
Mari kita merawat semua yang kita punyai dengan baik dan teratur. Dan dipakai sebagaimana mestinya. Jangan biarkan kita merusak anggota tubuh kita sendiri dengan hal-hal yang tidak baik.
Beberapa tips merawat telinga dengan baik dan benar:
Kualitas telinga sebagai alat pendengaran akan menurun secara alami karena proses penuaan. tapi bila kita rajin merawat maka kemungkinan rusaknya pendengaran akan berkurang. Inti dari perawatan ini adalah melindungi telinga kita dari kebisingan yang berlebihan.
- Kecilkan volume perangkat audio
Kita mungkin tak dapat berbuat banyak menghadapi kebisingan yang ditimbulkan dari luar seperti bunyi klakson di jalanan, alat pemecah beton, gergaji listrik, atau sumber-sumber bunyi keras lainnya. Akan tetapi kita dapat mengecilkan volume perangkat stereo milik kita sendiri. Ada perangkat sound system yang dapat memproduksi kebisingan setara dengan konser musik rock paling keras.Untuk memastikan tingkat kebisingan yang diproduksi perangkat audio kita aman untuk pendengaran, kita bisa mengeceknya dengan menutup rapat pintu rumah. Jika suara tidak terdengar dari luar, berarti masih dalam batas normal. Apabila masih terdengar, berarti setelan volumenya terlalu besar. Aturan yang sama berlaku untuk radio di mobil kita. Apabila menggunakan headphone atau earphone, orang yang berdiri di dekat kita tidak boleh sampai bisa mendengar suara dari pemutar musik yang kita dengarkan. - Selalu siap dengan penyumbat telinga
Sedapat mungkin, hindari tempat yang terlalu bising. Apabila kita sampai harus berteriak untuk dapat berbicara dengan orang lain, artinya tempat itu sudah terlampau bising, segera lah pergi dari situ, atau gunakan pelindung telinga.Menyelipkan segumpal kapas atau kertas tisu ke lubang telinga kita hampir tidak berguna untuk memperkecil risiko kerusakan pendengaran. Sebaiknya biasakan diri membawa alat penyumbat telinga (earplug). Kebanyakan penyumbat telinga berukuran kecil sehingga dapat dimasukkan ke dalam saku. Dengan cara begitu, kita akan siap menghadapi kebisingan yang tak terduga. Penyumbat telinga dari karet busa cukup baik karena tidak mahal dan tersedia di toko-toko obat atau apotek dan dapat dengan cepat digulung dan dipasang pada telinga. Periksa kemampuan pengurangan kebisingan alat itu pada kotak pembungkusnya. Anda dapat mengetahui berapa desibel bunyi yang mampu diredam oleh penyumbat telinga tersebut. Pilihlah penyumbat telinga yang setidaknya mampu mengurangi kebisingan hingga 15 desibel untuk menepis peluang terjadinya kerusakan pendengaran. - Luangkan waktu untuk istirahat
Makin lama kita berada di lingkungan yang sangat bising tanpa istirahat, makin besar kemungkinan untuk mengalami kerusakan permanen pada pendengaran, bahkan dengan perlindungan dari penyumbat telinga. Berilah kesempatan telinga untuk beristirahat antara 5 hingga 10 menit setiap 30 menit sekali. Saat istirahat, organ tubuh ini akan memulihkan diri dari beban berlebihan akibat kebisingan yang terlalu tinggi. - Hati-hati membersihkan telinga
Mencoba membersihkan lilin dari dalam telinga menggunakan kapas, batang korek api, atau cotton bud, lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Lilin telinga sesungguhnya balk bagi kita. Bahan ini menolak air dan membantu menahan debu agar tidak sampai ke gendang telinga yang sensitif. Memasukkan benda kecil ke dalam telinga dapat mendorong lilin telinga ke tempat yang terlalu dalam, dan bisa mengundang infeksi. Cara terbaik adalah membiarkannya tetap di dalam saluran telinga.Apabila berlebihan sehingga mengganggu, pergilah ke dokter atau membeli alat pembersih lilin telinga di apotek berupa obat tetes, agar lilin melunak dan mengalir ke luar secara alami dari telinga kita. - Hati-hati meminum obat
Menelan enam hingga delapan tablet aspirin sehari dapat menyebabkan telinga berdengung dan menurunkan kemampuan pendengaran selama beberapa waktu. Antibiotik seperti gentamicin, streptomycin, dan tobramycin juga dapat merusak pendengaran. Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter bila mengalami masalah pendengaran setelah meminum obat tertentu. - Berhenti merokok
Merokok menyebabkan berkurangnya aliran darah ke telinga, sehingga mengganggu proses penyebuhan alami pada pembuluh-pembuluh darah lembut yang terjadi sehabis mendengar suara terlalu keras. Dalam sebuah penelitian terhadap 2348 pekerja yang setiap hari mendengar suara bising di sebuah pabrik pesawat terbang, para peneliti di University of Southern California School of Medicine menemukan bahwa para perokok mengalami kerusakan pendengaran lebih parah ketimbang mereka yang bukan perokok.
- Kurangi asupan kafein
Seperti nikotin, kafein juga menghambat aliran darah ke telinga, sehingga meningkatkan peluang untuk mengalami kerusakan pendengaran. Minumlah kopi atau teh tetapi jangan lebih dari dua cangkir ukuran 240 cc dalam sehari. Jika memungkinkan, lebih baik hindari kafein. - Seimbangkan pola makan
Bahan makanan berlemak dan kaya kolesterol yang berbahaya bagi jantung, juga berbahaya bagi telinga. Tekanan darah tinggi dan endapan lemak dalam arteri kita dapat mengurangi alirah darah ke telinga, dan sedikit demi sedikit merusak pendengaran. - Olahraga
Kita bisa memilih jalan cepat, berlari, berenang atau berlatih aerobik selama 20 menit sehari, tiga kali seminggu. Kegiatan ini akan merangsang peredaran darah, menurunkan tekanan darah dan membantu telinga kita tetap dalam kondisi puncak
(Sumber : http://wanita.suaramerdeka.com/index.php?id=224)
Nah mari kita menjaga telinga kita.
David Budi Nugroho
21 November 2008


woggh.. nice info gan. btw serem jg yo ngerokok mpe ngaruh k telinga..
keep posting